Selasa, 04 Desember 2012

My Class AK B


                AK B adalah sebuah populasi kecil berisi 26 anak  lucu lucu dan imut imut hehhee yang nantinya akan menjadi sebuah keluarga kecil selama 3 tahun di POLINES. 26 anak mempunyai karakteristik dan pemikiran yang berbeda beda, dapat di tebak sendiri situasi apa yang nantinya bakalan tercipta. Sebagian besar dari kami merupakan anak asli Semarang, hanya sebagian kecil yang anak rantau. Ada anak Cepu, anak Blora, anak Pati, anap Purworejo, dan aku anak Boyolali hehheee.
                Dikelas ini aku menemukan seorang teman yang saat ini menjadi teman dekat ku yaitu Annisa dari Purworejo, aku sering memanggilnya Sa. Kebetulan kami juga satu kos, pernah satu wisma juga jadi aku cenderung lebih dekat dengannya. Aku bersukur bertemu teman teman yang sederhana disini, gak bergaya hidup mewah( ini  membuatku ngirit hehheee).
                Ada Ela juga, anak Cepu. Aku sering ketawa kalau dengar logat bicaranya yang cepu banget hehee. Beberapa kata terasa aneh karena pertama dengar. Selain dia ada Redha yang juga anak Cepu tapi di gak medok medok banget kaya Ela hehhee.
                Nala, dia nak Kendal. Dulu dari SMK jadi pinter banget. Selain itu dia anak bidik misi juga. Dia anak yang paling pinter di kelas, jadi ranking 1. Aku jadi berasa bodo hehhee. Aku kan notabenya dari SMA, IPA lagi jadi butuh waktu untuk adaptasi materi akuntansi. Kadang dia mengajariku materi akuntansi.
                Hakim, anak Semarang. Anak yang satu ini lucu banget. Dia Demam panggung, kalau setiap di suruh maju di depan kelas dia selalu melihat dinding, gak berani liat ke teman teman. Padahal udah kenal tetep aja malu kalau di depan kelas hehehee.
                Masih banyak lagi teman teman yang lainnya di kelas kami. Ada Beti, Diah, Resti, Sukma, dll ( gak mungkin aku sebutin semua, ntar dikira ngapsen hehheee). Semoga kami bertambah solit setiap harinya, bertambah kompak apapun keadaanya ( tambah kompak kalau nyontek hehheee).
                Sekian buat AK B  :D ( maaf buat bapak Susanto, baca Santo. Karena tidak menceritakan tentang detail beliau. Semangat dan sabar ya pak jadi Wali kami selama 3 tahun )