Rabu, 20 Februari 2013

Air


Kakak ku Sahal  ( Bletog ) sangat suka dengan elemen alam yang satu ini yaitu air. Dia selalu menjabarkan kelebihan kelebihan air. Kata dia Air itu spesial 

air mampu memecahkan batu yang begitu keras kata dia.

air mampu menyesuaikan dengan tempat dia berada kata dia

walaupun air mampu  berubah wujut, namun dia mampu kembali kewujut  semula kata dia

air mampu menjadi begitu lembut tapi juga mampu menjadi sesuatu yang keras kata dia


Dia begitu bangganya dengan air. Tapi suatu ketika setelah dia menginjak di dunia kerja dia berkata padaku , ternyata air mempunyai kelemahan. Air juga bisa hanya diam  dan stag di suatu tempat. Seperti air yang berada  di sebuah cekungan, yang tidak mampu kemana mana dan tak mampu melakukan apa apa. Suatu saat nanti kita akan di hadapkan pada kondisi yang seperti itu. Kondisi dimana kita terkukung dalam sebuah permasalahan dan tidak mampu melakukan apa apa. Dalam kondisi presure yang sangat kuat dan melelahkan  tidak ada orang yang mampu menolong kita.  Pada kondisi seperti ini air akan mampu keluar dari tempatnya ketika ada terjangan air yang deras melewatinya. Dan itu tidak aka kita temui dalam dunia kerja.

Dari sini dia berpesan kepadaku, kamu jangan seperti air. Kamu harus membekali diri dengan kemampuan yang lebih, karena ketika kamu terjun di dunia kerja tidak aka ada orang yang benar benar mengulurkan tangannya untuk mu. Dan yang mampu menolong dirimu adalah dirimu sendiri. Kebanggaanya dengan air mulai berkurang. Aku bersukur karena banyak bicara dengan banyak orang, aku akan mendapatkan ilmu lebih, akan mendapatkan pengalaman tanpa harus merasakannya ini sebuah bonus menurutku. 

Terimakasih pada mas Bletog atas ilmunya.