Sabtu, 23 Februari 2013

Merenungkan Hakikat Sebuah Tujuan



Seperti hanya anak panah yang terlontar tanpa arah...
Semua yang kita lakukan akan sia-sia ketika kita tidak mengetahui tujuannya... 




Dalam udara yang dingin di Gedung Songo Ungaran. Semua anggota WAPALHI berkumpul. Mereka yang tadinya jauh berada di kota, sibuk dengan kerja dan keluarga saling meluangkan waktu mereka untuk mendatangi camp rembug WAPALHI.



Para Alumni muda menjadi konseptor acara dan anggota aktif menjadi pelaksana. Sedangkan aku dan ke10 yang lainnya menjadi tamu undangan sebagai anggota muda dan calon anggota muda.
Suasana hangat terwujut disini, beberapa alumni mengajak turut serta keluarga mereka yang menambah rame suasana.
Hampir setiap angkatan memiliki delegasi untuk hadir disini, aku tidak tau apakah itu disengaja atau tidak. Ataukah rasa rindu dengan WAPALHI yang menggerakkan mereka hadir disini.
Seperti hanya Angkatan Kabula, sesepuh-sesepuh lain yang jauh disana berdatangan satu persatu.

Tersirat senyum diwajahku melihat kekeluargaan yang ada di depan mata. Namun semakin larut suasana semakin memanas, pembicaraan mengarah lebih serius.
Pembicaraan mengenai  konsep perekrutan anggota mulai menarik. Menarik dan memanas aku rasa, karena hampir semua yang berbicara terlihat jelas raut muka tegang, emosi, serius, dan urat urat di leher mereka terlihat jelas.

Aku sebagai Anggota Muda yang tidak tau apa-apa bingung dan bertanya dalam hati...

      Kenapa malam ini aku disini ?? padahal orangtua ku jelas jelas memintaku pulangan
      Kenapa aku sampai mengeluarkan air mata hanya untuk mengajak angkatanku datang kesini ?? 
      padahal    
      mereka datang atau tidak itu pilih mereka
      Kenapa aku masuk WAPALHI ?? salah atau benarkah aku masuk WAPALHI,, padahal masih 
      ada 
      ukm lain

Pertanyaan demi pertanyaan berkelibat di kepalaku seiring bertambah dinginnya udara di gedung songo.
Ditengah hiru pikuk pembicaraan itu, aku teringat kata kata Soe Hok Gie yang di sampaikan oleh teman ku

     Hidup adalah masalah keberanian yang menghadapi yang tanda tanya

Dalam hati aku berdoa pada sang Pencipta, yang mengetahui semua rahasia masa depan

     Ya Allah jika Wapalhi membuatku dekat dengan Mu ijinkan aku berada di sini dan selalu sabar serta bersemangat menghadapi apa yang ada di depan

Aku tersadar kembali dari lamunanku. Aku bertekat dalam hati akan menjalani semua yang ada di depan dan mengambil nilai nilai positif yang terkandung di dalamnya.