Kamis, 22 Oktober 2015

when my daughter will be married

Hahaha tak tau kenapa tiba tiba ingin menulis tentang hal ini setelah melihat video superman return di you tube. Menikah adalah sebuah ahir dalam pencarian pasangan yang diharapkan dan selalu disemogakan mampu menerima pasangannya dalam segala kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya. Sekaligus menjadi langkah awal sebuah tahapan kehidupan baru yang meiliki tanggung jawab dan beban moril lebih tinggi.

Menikah adalah impian semua orang, terutama wanita. Banyak sekali teman teman se SMA saya yang sudah menjalankan tahap kehidupan ini, teman teman SMP dan juga teman teman semasa SD. Menikah dengan orang yang dicintai, mengikat dalam sumpah suci ijab dan Kabul dan memulai segalanya bersama dari awal. Siapa yang tidak menginginkan itu.


Dalam semua kebahagiaan dua orang insan manusia, terdapat getir dari seorang Ayah. Tak bias aku bayangkan bagaimana perasaan ayah ketika anak perempuannya kelak dilamar oleh seorang laki laki dan meminta ijin kepada beliau untuk meminangnya, mengajaknya hidup bersama dan memintanya lepas dari dekapan ayah itu. Mungkin seorang ibu akan menangis, namun seorang ayah tak akan melakukan itu. Beliau akan tersenyum dan berusaha terlihat kuat untuk melihat anak nya bahagia.

Anak gadisnya yang masih kecil, yang menurutnya masih memerlukan perlindungan kini dia lepaskan dan ijinkan tanggan lain untuk menggandengnya. Yang akan menangis di bahu ayah ketika terbelit sebuah masalah, kini dia biarkan hadirnya bahu lain yang akan menggantikan bahunya. Jika di ijinkan seorang ayah akan selalu dan selalu mengambil peran dalam melindungi anak perempuannya, namun bukan itu yang akan dilakukan seorang ayah. Beliau akan melepaskan tanggannya, dekapannya dari anak perempuannya ketika seorang laki laki datang dan meminta restu kepadanya untuk mengambil putri kecilnya.

Melihat teman teman ku yang kemudian satu persatu menikah, inilah yang aku lihat dari ritual sakral itu. Perasaan seorang ayah yang akan melepas anak perempuannya. Dan masih tak mampu membayangkan jika kelak aku dan adik ku kemudia sampai pada tahap itu. Sampai waktu itu tiba Tuhan jagalah kedua orang tuaku, lapangkan lah rejeki mereka, limpahkanlah kesehatan untuk mereka, jagalah nama baik mereka dan mudahkanlah segala urusan mereka.

Dari anak mu yang masih belajar dewasa di tanah rantau.